Efek Negatif dari Kurang Tidur

24 01 2010

VIVAnews – Ketika Anda memiliki kualitas tidur baik, maka segala aktivitas tubuh dan aktivitas kehidupan sehari-hari akan berjalan lancar. Sebaliknya, jika kualitas tidur buruk, berbagai efek negatif muncul.

Inilah dampak buruk yang bisa Anda alami jika waktu tidur Anda kurang dari 7-9 jam/hari, dan bila tidur Anda tidak nyenyak.

1. Hasrat ngemil makanan berlemak meningkat

Kurang tidur bisa melenyapkan hormon yang mengatur nafsu makan. Akibatnya, keinginan  menyantap makanan berlemak dan tinggi karbohidrat akan meningkat. Sehingga menyebabkan Anda menginginkan asupan kalori tinggi. Jika selama 2 malam tidur Anda tidak berkulitas bisa memicu rasa lapar berlebihan. Kondisi ini terjadi karena merangsang hormon ghrelin penambah nafsu makan, dan mengurango hormon leptin sebagai penekan nafsu makan.

Seiring dengan berjalannya waktu, hal ini dapat menyebabkan penambahan berat badan. Dalam penelitian yang dilakukan pada orang kembar identik oleh University of Washington menemukan, mereka tidur 7-9 jam setiap malam, rata-rata indeks massa tubuh 24,8, hampir 2 poin lebih rendah daripada rata-rata Body Mass Index (BMI) mereka yang kurang tidur.

2. Antibodi menjadi lemah

Berdasarkan studi JAMA, mereka yang tidur kurang dari 7 jam per malam bisa 3 kali lebih rentan mengalami rasa dingin. Penelitian lain menemukan, pada pria yang kurang tidur akan mengalami kegagalan untuk menjaga respon imun atau kekebalan tubuh secara normal setelah menerima suntikan flu. Mereka yang kurang tidur, antibodi yang bekerja setelah dilakukan vaksinasi hanya bisa bertahan paling lama 10 hari. Kondisi tersebut sangat berbahaya.

Karena itu, perbaiki kualitas tidur, untuk meningkatkan kekebalan tubuh Anda. Jika terlalu sedikit waktu tidur Anda sistem kekebalan tubuh bisa terganggu.

3. Rentan terserang diabetes

Gula adalah bahan bakar setiap sel dalam tubuh Anda. Jika proses pengolahannya terganggu bisa menyebabkan efek buruk. Dalam penelitian yang dilakukan Universitas Chicago, AS, yang meneliti sejumlah orang selama 6 hari, mendapatkan kondisi ini bisa mengembangkan resistansi terhadap insulin, yakni hormon yang membantu mengangkut glukosa dari aliran darah ke dalam sel.

Mereka yang tidur kurang dari 6 jam per malam dalam penelitian 6 hari ini menemukan, terjadi proses metabolisme gula yang tidak semestinya. Akibatnya bisa menyebabkan timbulnya diabetes.

4. Stres meningkat

Studi yang dilakukan Universitas Chicago juga menemukan ‘menutup mata’ kurang dari 7 jam bisa meningkatkan produksi kortisol atau hormon stres. Bahkan pada sore dan malam hari dapat meningkatkan denyut jantung, tekanan darah dan glukosa darah sehingga bisa memicu terjadinya hipertensi, penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

5. Memicu rasa gelisah

Rasa gelisah setiap malam pasti akan terus menghantui mereka yang memiliki kualitas tidur buruk. Reaksi tubuh pun bisa menurun. Yang lebih kronis lagi, perasaaan bahagia tidak akan menghampiri hidup mereka yang kurang tidur. “Tidur dan suasana hati diatur oleh zat kimia otak yang sama,” kata Joyce Walsleben, PhD. Hal ini dapat meningkatkan risiko pengembangan depresi, tapi mungkin hanya bagi mereka yang sudah rentan terhadap penyakit.

6. Tampak lebih tua

Mereka yang kurang tidur biasanya memiliki kulit yang pucat dan wajah lelah. “Lebih buruk lagi, peningkatan kadar kortisol dapat memperlambat produksi kolagen yang memicu terjadinya keriput lebih cepat,” kata Jyotsna Sahni, MD, ahli masalah tidur di Canyon Ranch, Tucson.

7. Berbagai rasa sakit bisa timbul

Tidaklah mengherankan, sakit kronis seperti masalah punggung atau arthritis bisa saja terjadi bila Anda melakukan aktivitas tidur yang buruk. Dalam sebuah studi dari John Hopkins Behavioral Sleep Medicine Program, direktur Michael Smith, PhD, membangunkan orang dewasa muda yang sehat selama 20 menit setiap jam selama 8 jam selama 3 hari berturut-turut. Hasilnya, mereka memiliki toleransi sakit yang lebih rendah, dan mudah mengalami nyeri.

8. Risiko kanker lebih tinggi

Olahraga membantu mencegah kanker, tetapi terlalu sedikit memejamkan mata dapat merusak efek pelindungnya. Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health studi meneliti hampir 6.000 wanita selama sekitar satu dekade dan menemukan bahwa penggemar olahraga yang tidur 7 jam atau lebih sedikit per malam memiliki kesempatan lebih besar 50% mengidap kanker daripada mereka yang rutin melakukan senam dan memiliki kualitas tidur yang baik.

Pasalnya, kualitas tidur yang buruk dapat menyebabkan gangguan metabolisme hormonal dan dikaitkan dengan risiko kanker, dan bisa ‘menghapus’ manfaat latihan.





Terlalu Banyak Nonton Tv Bisa Cepat Mati?

24 01 2010

WASHINGTON, KOMPAS.com — Sebuah penelitian baru menunjukkan, terlalu banyak menonton televisi dapat memangkas umur manusia. Berdasarkan penelitian yang diterbitkan di situs Web Circulation, sebuah jurnal Asosiasi Jantung Amerika (American Heart Association), ditemukan bahwa semakin lama seseorang menonton televisi, semakin besar pula risiko kematian dini–terutama penyakit jantung.

Sebagaimana dikutip dari CNN Health, penelitian tersebut berlangsung selama lebih dari enam tahun dan memonitor kehidupan 8.800 orang dewasa di Australia yang tidak memiliki sejarah penyakit jantung dalam enam tahun terakhir.

Hasil penelitian tersebut memperlihatkan bahwa dari jumlah total partisipan yang menonton televisi selama empat jam atau lebih, sebanyak lebih dari 80 persen punya kemungkinan meninggal akibat penyakit jantung dan lebih dari 46 persen mungkin meninggal akibat penyebab lain.

Setiap tambahan satu jam di depan televisi meningkatkan risiko meninggal akibat penyakit jantung sebanyak 18 persen dan risiko kematian secara keseluruhan sebanyak 11 persen.

Pola ini tetap berlaku walaupun tingkat pendidikan dan kesehatan partisipan secara keseluruhan–termasuk umur, merokok atau tidak, level kolesterol, dan tekanan darah–turut diperhitungkan.

Menurut David Dunstan PhD, ketua penelitian dan kepala laboratorium kegiatan fisik di Baker IDI Heart and Diabetes Institute, sebuah pusat riset nasional di Victoria, Australia, yang membahayakan bukan televisi itu, tetapi posisi duduk ketika menonton televisi.

“Menonton televisi berkepanjangan sama dengan terlalu banyak duduk, yang berarti ketidakhadiran pergerakan otot … (sehingga) dapat mengganggu metabolisme Anda,” kata Dunstan.





7 cara tumbuh tinggi

1 01 2010

1. Cukup tidur
Tidur siang terbukti menambah tinggi badan. Itu dikarenakan saat kita tidur siang hormon pertumbuhan(Growth Hormone) lebih aktif bekerja. Tidur siang yg nyenyak jg memberikan rasa rileks pada tubuh. Ini dapat mengurangi stres, terhindar dari penyakit jantung dan memperpanjang umur. Beberapa penelitian jg menyebutkan bahwa tidur siang mampu meningkatkan produktivitas, kreativitas dan kemampuan para pekerja. Lama waktu tidur siang yg baik adalah sekitar 15 menit sampai 1 jam. Sedangkan tidur malam minim 6 jam sampai 8 jam. Dan tentu saja tidur malam lebih penting dan sebaiknya selalu teratur serta cukup.

2. Memposisikan tubuh lurus terlentang saat tidur
Nah, selain bisa menambah tinggi badan, posisi demikina juga bisa bangetngebantu supaya anggota tubuh kita lurus sehingga tampil semampai.

3. Konsumsi makan dan minum yg mengandung protein & kalsium tinggi
Makanan dan minuman yg banyak mengandung protein dan kalsium tinggi jg dapat meninggikan badan. Terutama susu yg memiliki kandungan gizi yg sangat lengkap termasuk kalsium. Dan sebaiknya minum susu saat akan tidur malam karena penyerapan gizi lebih optimal di waktu tidur malam.

4. Olahraga teratur
Olahraga juga penting bagi pertumbuhan. Renang dan basket adalah olahraga yang efektif menambah tinggi badan. Kalaupun anda terlalu sibuk dan tidak bisa melakukannya, coba untuk tiap hari melompat sebanyak 10x. Lebih baik lagi memasang target untuk dilampaui. Jadi, semisal anda punya lemari yang tinggi. Nah, usahakan terus melompat melebihi lemari itu. Memang butuh waktu berbulan-bulan tapi anda jangan putus asa, karena hasilnya akan sepadan. Tidak harus lemari, gunakan garis atau apapun sebagai target yang tidak bisa anda jangkau.

5. Makan coklat
Hal ini disebabkan coklat yang hitam mengandung bahan kimia yang dirubah ke dalam suatu zat kimia yg disebut phenylethylamine (PEA). Zat ini bermanfaat untuk membantu pertumbuhan tinggi badan.

6. Tertawa
Bukti menunjukkan menonton film komedi memiliki pengaruh signifikan pada pasien. Beberapa dianggap bisa menyembuhkan. Hal ini karena tertawa akan mengeluarkan endorphin yang dapat meningkatkan sistem kekebalan dan membantu pertumbuhan badan.

7. Jangan membiasakan diri berposisi bungkuk
Ada kebiasaan-kebiasaan yang sebenarnya salah bagi kesehatan. Posisi duduk dan berdiri bungkuk dapat menghambat pertumbuhan. Apalagi tidur di atas meja saat belajar atau bekerja.





Masa lampau (salak mountain part 2)

1 01 2010

Monday, September 28, 2009
Location: curug pangeran,gunung salak part 2
Picture: rivat tajuy arif destri haifa anggi lele mbil marimas dkk from argi triladi andana pict.

Ke gunung salak lagi untuk yang kedua kalinya, tapi kali ini temen yang ikutan lebih banyak lagi dari yang pertama. Seperti biasa berangkat dari pagi biar ga kepanasan pas siangnya. Nah pas berangkat sempet ada kecelakaan tuh si rivat,dianya jatoh gitu. Waktu itu mbil, fian, haifa, rio, argi, sama siapa tuh satu lagi lupa udah ngebut duluan tuh jauh,pas tau rivat jatoh gitu muter balik lagi deh. Untung si rivatnya ga kenapa2 waktu itu,lanjut deh jalan. Eh ada lagi nih nabrak abang2 yang bawa kacang panjang gitu,kalo ga salah si dipa ya yang nabrak?apa siapa gitu lupa deh. Terus si abang2 nya minta ganti rugi. Masalah kelar,perjalanan dilanjutkaaan..

Sampe di curug seperti biasa yang cowonya langsung nyebur yang cewenya diem aja ngobrol, foto2 dll

Udah puas main abis itu pada makan, mencar-mencar tuh ada yang beli baso, beli mie, beli nasi padang dll. Udah kenyang terus pulang deh.





Masa lampau (salak mountain)

1 01 2010

Wednesday, September 23, 2009
Location: curug pangeran, gunung salak
Picture: mbil destri anun haifa rio vito lele codot andew argi doer rendi dkk from anggun yuliansyah pict.

Berangkat pagi sekitar jam 8an kumpul di kings  terus langsung berangkat,nyampe deh di curug

Lupa deh pas pulangnya gimana ceritanya kalo ga salah yang kita makan bakso itu bukan?iya kan?Ayo dong kapan lagi kita jalan-jalan.